日本とインドネシア★知ろう人☆ -8ページ目

MC DONALD

Seiring dengan kemajuan dan pesatnya perkembangan teknologi, restoran cepat saji di Jepang begitu membanjiri sejak abad 20 ini. Di antaranya KFC dan Mc Donald sebagai wakil perusahaan franchise (wiralaba). Banyak muda-mudi Jepang bahkan orang tua dan anak-anak juga sering dijumpai makan di restoran cepat saji tersebut. Karena di samping harganya murah dan terjangkau, juga praktis bisa di bawa pulang untuk makan di rumah, atau makanan penyela di tengah-tengah kesibukan yang menyita waktu mereka. Namun, perlu diakui makanan cepat saji memang tidak bisa dijamin gizinya (junk food), karena kolesterol yang cukup tinggi bisa menyebabkan kegemukan. McDonald yang tersebar di seluruh negara-negara di dunia, ternyata memiliki perbedaan dan keunikan dalam menunya di setiap negara. Misalnya, Mc Donald di Indonesia dengan paket nasinya, McDonald di Korea dengan paduan Kimuchinya atau Bulkogi (daging panggang), kemudian McDonald di Jepang dengan paduan kombinasi chicken teriyaki, atau chicken katsu, selada sayur, serta dressing wijen misalnya. McDonald di Jepang memang sangat berbeda dengan McDonald di Indonesia, karena perbedaan budaya makan kedua negara tersebut. Kalau orang Jepang cenderung mengimbangi makanan yang berlemak itu dengan sayuran atau selada (health thinking). Tidak hanya itu, layanan dari menerima tamu hingga menghidangkannya juga sangat baik dan hormat. Dari Irasshaimase (selamat datang) sampai mata okoshikudasaimase (silakan berkunjung lagi!) tak luput dari seruan para pelayan Jepang. Sebenarnya di Indonesia juga ada kebiasaan seruan penjual kepada pembeli, tetapi hanya terbatas di pasar saja.

KISAH SEEKOR LEBAH

二日前、ある日の夜、私は仕事から帰って夕飯をした時、網戸に蜂が止まった。うんともすんとも何も動かない状態なので、死んじゃったと思った。翌日に、妻があの蜂が飛んでたのを目撃した。昨日はきっと蜂が疲れてて、一泊したんだよねと二人で話した。今が春の花が咲く時期だから、きっと蜂たちは忙しくバリバリ働くものだ。その働き蜂の仲間の一匹はたまたまうちに寄って泊まってきた。なんだかんだ蜂だけじゃなくて、相当いろいろな動物がうちに寄ってくる。パトロールする猫たち、しつこいかまきり、くも、はえ、トンボ、ゴキブリなど。arinko

Hari senin kemarin rumah kami kedatangan tamu
istimewa, seekor lebah. Sebenarnya ia ingin
masuk..cuma ia hanya hinggap di pintu jendela. Hingga
larut malam,lebah itu masih saja tak mau pergi dan tak
bergeming sedikitpun ketika saya pulang kerja
dan makan malam bersama. Wah lebah ini tak mau pergi!
sampai akhirnya kami mengira lebah itu mati karena
sayapnya tak bergerak sedikitpun. Akhirnya dibiarkan
begitu saja ia menempel di pintu. Tak tega rasanya
untuk mengusir. Baru keesokan harinya saat menjemur
pakaian isteri saya menyaksikan lebah
tadi terbang. Ternyata lebah itu tidak mati..tapi
tampaknya tidur kelelahan setelah memikul sari-sari
madu dari bunga-bunga yang bermekaran di musim semi
tahun ini.
Begitulah kisah lebah pekerja yang giat bekerja..
Kamipun kagum karenanya, kita manusia bisa
kuat stamina dengan menikmati madu dari jerih payah
lebah tersebut.

-emhas-


SENI LIPAT KERTAS 折り紙

SENI MELIPAT KERTAS (ORIGAMI)

Origami merupakan teknik melipat kertas sekaligus
keterampilan tangan membuat bermacam-macam bentuk
mulai dari burung, ikan, topi prajurit/kabuto hanya
dengan melipat kertas ukuran persegi tanpa memakai lem
dan gunting. Origami sendiri diakui sebagai salah satu
seni tradisional Jepang yang karya paling terkenal di
dalamnya adalah tsuru (burung bangau). Biasanya
origami bentuk burung bangau ini dibuat sebanyak 1000
buah yang diuntai dengan seutas benang (senbazuru),
sebagai kiriman dan doa untuk orang sakit agar segera
sembuh/pulih dari sakitnya.
Di Amerika, karya origami Oppenheimers yang bernama
The Friends ORIGAMI of America adalah paling dikenal.
Kemudian, di Inggris sendiri ada perkumpulan bernama
British ORIGAMI Society. Perkumpulan Origami ini
meluas ke berbagai negara seperti Italia, Belgia, dan
Belanda. Saat ini origami digemari dan merebak ke
berbagai seluruh pelosok dunia.

Komentar:
Menurut saya hubungan origami dengan seni membungkus
kado/gift wrapping tidak berkaitan (masing-masing) .
Dalam kamus bahasa Jepang ada istilah yang disebut
FUROSHIKI. FUROSHIKI ini sendiri asal muasalnya dari
furo:tempat mandi air panas dan shiku:menggelar
(kain,tikar) ...yakni orang yang mau mandi ofuro itu
dulu suka bawa gembolan baju ganti dan peralatan mandi
yang dibungkus kain (FUROSHIKI). Nah, sekarang tidak
hanya untuk mandi ofuro saja, untuk membungkus barang
juga bisa.

sumber: A BILINGUAL HANDBOOK ON JAPANESE CULTURE

-emhas-