日本とインドネシア★知ろう人☆ -13ページ目
<< 前のページへ最新 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13

義理GIRI

GIRI (1)
Konsep emosi dan moral Jepang cukup sulit diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris ataupun bahasa Indonesia. Demikian juga dengan "GIRI" yang sama sekali berbeda konsep dalam bahasa Inggris (karena beda budaya). Dalam masyarakat feodal, konsep GIRI yang terbentuk adalah dalam hubungan interaksi manusia (buruh dan majikan, orang tua dan anak, suami-isteri, kakak-adik, persahabatan, bahkan musuh atau lawan serta tempat bekerja) yang merupakan skala terpenting. Jelas sekali bahwa dalam hubungan timbal balik tersebut, rasa simpati, belas kasih pada orang yang menerima ON ini terkadang sampai mengorbankan diri untuk mewujudkan rasa kebahagiaan/kegembiraan mereka (balas jasa). Secara kongkrit, GIRI ini muncul dan menjadi adat istiadat dalam masyarakat Jepang, misalnya: wujud dalam kabar berita (surat, kartu tahun baru, dsb), pemberian hadiah (hadiah akhir tahun/oseibo, tengah tahun/chuugen) yang dilakukan secara sukarela dan tulus ikhlas. Hal ini merupakan suatu dukungan atau bantuan kepada seseorang, tanpa memperhatikan untung-rugi ketika orang tersebut dilanda penderitaan atau dalam situasi sulit.

*emhas* ニコ

KEHIDUPAN BAWAH TANAH

Kehidupan di bawah tanah sudah terbiasa bagi sebagian
masyarakat Jepang. Jika dilihat dari segi geologis,
negeri Jepang ini 70% terdiri dari pegunungan. Untuk
menghindar dari kemacetan dan transportasi alternatif,
diperlukan jalur transportasi lain. Lahan tanah yang
sempit tak membuat orang Jepang kehilangan akal.
Justru terbatasnya luas tanah itulah yg membuat mereka
tertantang berambisi membangun sesuatu seperti ruang
bawah tanah,terowongan dan jalur kereta bawah tanah
(subway/chikatetsu)...Tidak ketinggalan, bangunan
gedung,perpustakaan,fasilitas umum tempat parkir pun
dibangun di bawah tanah. Saat ini...hampir di setiap
kota pasti ditemui ruang bawah tanah yang
menghubungkan stasiun dan pusat perbelanjaan. Dengan
didukung kemajuan teknologi perkeretaapian, Tokyo
sebagai ibukota dan pusat pemerintahan Jepang,
memiliki jalur kereta api bawah tanah yg sangat rumit
dan berlapis-lapis..di samping kereta api
biasa,ekspres,super ekspres dan kilat (shinkansen).
Berlapis-lapis jalur kereta bawah tanah telah merambah
dan merambat di seluruh seantero Tokyo. Oedo-sen
(jalur jurusan Oedo) misalnya, jalur kereta yang
terbaru dan terdalam dengan kedalaman kurang lebih 30
meter. Adapun fasilitas bawah tanah yang ada di hampir
setiap stasiun kota besar adalah departemen store,
toko-toko, kedai,restoran...dsb. Setiap hari, jalan
ruang bawah tanah ini selalu ramai dilalui orang
dengan berbagai kepentingan. Namun, tidak hanya
kepraktisan yang bisa dirasakan oleh masyarakat
Jepang. Bahaya yang mengancam juga sudah diperkirakan
...termasuk diantaranya bahaya gempa, bahaya banjir
yang mana air masuk menggenangi ruang bawah tanah.
Untuk menangani itu, di Tokyo sekarang sudah dibangun
pilar-pilar raksasa dan pipa-pipa guna pengontrolan
dan pengatur saluran air,kabel listrik,dsb. Bila malam
tiba, ruang bawah tanah tsb juga berubah fungsi
menjadi tempat tidurnya para tuna wisma (homeless).
Yang sangat ditakutkan adalah jika gempa dan banjir
dahsyat itu terjadi...bisa-bisa terkubur hidup-hidup
atau terkurung di dalamnya.

by:83

<< 前のページへ最新 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13