Monologue of Prinny -5ページ目

...

Current Mood: ドクロ

Ugh... sakit..

kepalaku rasanya.. sakit sekali..

aku tak tahu sudah berapa lama aku tak sadarkan diri dan sejak kapan aku mulai pingsan. jam 7 ? jam 9 ? jam 5 ? jam 4 ? aku tak tahu.. berjam-jam aku mencoba untuk beristirahat, mencoba untuk tidur, namun ternyata aku tak bisa dan justru kehilangan kesadaranku. tiap detik pada malam hari ini terasa begitu menyiksa sampai-sampai aku tak bisa berpikir lagi.

perlahan aku mulai membenci tubuhku yang rapuh ini, yang bahkan untuk bangun dari ranjang ini dan mereply pesan dari adikku di PC dan HP yang aku letakkan di atas meja saja aku tak sanggup.. beruntung aku pakai modem wifi, jadi aku masih bisa terhubung dengan internet melalui laptop yang aku letakkan di sebelah ranjangku.. pulsa HP-ku juga masih sekarat...

sigh, dia pasti marah sekali denganku.. TT___TT

ugh.. sakit.. bisakah melewati malam ini dengan selamat.. aku tak tahu.. aku sama sekali tak tahu..

Semoga saja aku bisa.. semoga..

aku tak bisa membiarkan semuanya berakhir seperti ini..

setelah semua ini berlalu, aku.. akan membelikan sesuatu untuk dia..

Akai Tsuki

Current Mood: お月様

"The thing people will love the most in this life is someone who resembles them the most.."

Bagi diriku yang dulu, kemarin seharusnya adalah hari yang sangat menyedihkan..

Tetapi.. kini.. segalanya telah berubah..

No more grief..

No more sadness..

No more pain..

Pada tanggal 22 Februari 25 tahun yang lalu..

Dia, Sebuah refleksi dari sebuah kaca yang mengambil wujud seorang wanita..
Wanita yang serupa dengan diriku.. yang paling mengerti diriku..

Satu-satunya wanita yang pernah kucintai lebih dari apapun di dunia ini..
Satu-satunya wanita yang mencintaiku lebih dari apapun di dunia ini..
Dia, terlahir di dunia ini..

Untuk pertama kalinya semenjak 7 tahun lalu..
Kemarin, meskipun tanpa diriNya di sisiku..
Aku.. bisa tersenyum.. tertawa.. bahagia~

Massacre~

Current Mood: プンプン

おはよう~

Pada pagi hari ini di saat aku sedang ingin bersih-bersih dapur, tiba-tiba aku dikejutkan oleh sesuatu seperti jarum yang menusuk kaki kananku. "Ouch, apa ini ?" kataku dalam hati sambil melihat ke arah kaki kananku. Di sana aku melihat sebuah semut yang sangat besar sekali sedang menghisap darahku.

Seperti biasa, aku langsung menghempaskan semut tersebut dari kakiku. Setelah semut itu pergi, aku mulai merasa.. "Ada yang aneh.. kenapa.. kaki ini rasanya seperti.. menginjak pasir ya ?" Lalu aku perhatikan lantai tempatku berpijak baik-baik, Ternyata.. lantai tempatku berpijak itu sudah dikerubungi oleh ratusan semut ! "Wew.. ada apa ini ?" tanyaku dalam hati sambil lompat menjauhi kerumunan semut itu. Setelah itu aku segera mencari HIT lalu menyemprotkannya ke kerumunan semut tersebut agar mereka semua mati..

Benar-benar kejadian yang aneh, tiba-tiba saja ada kerumunan semut yang luar biasa banyaknya di dapurku. Padahal aku kemarin malam tak masak apapun di dapur apalagi makan di rumah (kemarin karena tak sempat masak, aku sepanjang hari makan di luar..).

"Mungkin.. karena sisa-sisa cokelat valentine yang tak sengaja tercecer di dapur ?"
Tak mungkin.. karena cokelat valentine-nya masih tersimpan rapi di dalam kulkas..

"Mungkin.. karena piring-piring kotor yang menumpuk di dapur ?"
Tak mungkin.. karena dapurku saat itu masih bersih..

"Mungkin.. karena.. aku belum mandi ?"
Swt.. tak mungkin lah.. pagi ini aku sudah mandi kok. Aku masih.. fresh~ XP

Ada 1 hal yang sangat menarik perhatianku dari masalah ini..
Pada saat kejadian itu, kerumunan semut tersebut.. terlihat bukan sedang berjalan mencari makanan, melainkan.. mengerumuniku.. mengelilingiku.. ( ̄_ ̄ i)

Benar-benar aneh..
Uh well~

Sekian monolog pada pagi hari ini..