Harga besi alami kenaikan lebih pipa pvc rucika kurang 30%. Kenaikan berjalan mulai sejak awal bln. Maret lantas sampai waktu ini. 

Image result for harga besi bangunan

 

Yang memiliki Toko Bahan kolom praktis Bangunan Oentoeng di Jl. Godean No. 4 Sleman Henry Gunawan Cahyono Putro menuturkan, besi naik lantaran dampak harga banyak barang keperluan yg juga naik. Menurut dia, dalam 1 tahun bahan bangunan selamanya naik. Puncaknya rata-rata berjalan mendekati Idulfitri. “Tapi lebih dari setahun terakhir, harga-harga selamanya curi start kenaikannya, ” papar Henry, Senin.  

 

Pada bln. Februari 2016, besi 8 mm harga paku bumi Standard Nasional Indonesia (SNI) di jual seharga Rp30. 000 per batang serta bln. Maret naik jadi Rp36. 000. Harga itu berlaku di tingkat pedagang. Sesaat di tingkat pengecer dapat lebih mahal 10%. 

 

Kenaikan besi itu dengan cara segera turut mengerek harga bahan bangunan lain bahannya besi. Seperti besi beton, paku, serta pipa-pipa besi. “Paku per kilo saat ini udah Rp9. 200-an. Bln. tempo hari masih tetap Rp8. 800-an, ” kata Henry. 

 

Sesaat buat harga triplek masih tetap condong stabil. Hal semacam ini dipicu triplek sebagai product dalam negeri jadi perhitungan kenaikan bahan produksinya tdk sedramatis banyak barang besi yg benar-benar tergoda dolar. 

 

“Harga triplek di market tergoda kalau nilai dolar naik banyak. Kalau dolar naik jadi kuota permohonan lokal bakal ditaklukkan dengan permohonan ekspor lantaran entrepreneur dapat untung banyak dengan selisih harga dolar kalau di jual keluar negeri, ” kata Henry. 

 

Demikian sebaliknya, apabila dolar stabil atau condong turun jadi pasar lokal bakal dibanjiri dengan hasil produksi pabrik-pabrik yg tidak terserap buat ekspor. Dalam keadaan seperti ini, lanjut Henry, rata-rata harga triplek di market bakal turun. 

 

Waktu ini harga triplek ukuran 3 mm yaitu Rp44. 000 per lembar. Harga ini bertahan mulai sejak Februari lantas.