GEISHA | 日本とインドネシア★知ろう人☆

GEISHA

Istilah kata "FUJISAN" dan "GEISHA" hingga kini merupakan ungkapan stereotipe yang digunakan oleh orang-orang yang kurang begitu mengenal Jepang, terutama untuk mengekspresikan negara kepulauan oriental misterius ini. Yang menyebabkan isitilah Geisha menjadi terkenal adalah penampilan simpati dan kelembutan yang diberikan geisha kepada pria Barat sungguh memberi kesan dan kekaguman tersendiri. Akan tetapi, sekarang dianggap sebagai ungkapan untuk menyatakan ketidaktahuan tentang Jepang. Yang dimaksud dengan geisha adalah seorang wanita yang berprofesi dan menyuguhkan hiburan dalam pesta undangan. Mereka biasanya berdandan ala khas Jepang dari menyanggul rambut, pakai kimono, pergi ke penginapan (ryokan) atau rumah makan, sampai menghibur dengan nyanyian, memetik shamisen (kecapi Jepang), dan menarikan tarian klasik Jepang. Walau sebelumnya, terbersit imej dan nuansa negatif (seksual) yang kuat terhadap geisha ini, namun sekarang cenderung dianggap sebagai profesi kerja penting dalam meneruskan warisan budaya kesenian tradisional Jepang.


Dikutip dari: A Bilingual Handbook on Japanese Culture Youichi Sugiura & John K. Gillepsie

Alih bahasa: emhas