Perempuan.
Karya : Sofiana Martha.

Pada dasarnya aku adalah perempuan
Pendosa, yang cantik bagi tuan
Yang jahil, yang bermuara di peraduan
Yang tuan cinta, yang tuan sayang

Pada dasarnya aku adalah perempuan
Panggilan demi panggilan kubiarkan meradang
Karena aku perempuan untuk tuan
Cantik, penggoda, dan hilang ditelan malam

Pada dasarnya aku adalah perempuan
Lahir dengan sendok emas untuk tuan
Cantik parasku, cantik pula akalku
Tuan menyukai perempuan sepertiku

Pada dasarnya aku adalah perempuan
Buruk rupaku adalah bagian dari keindahan
Dunia kecewa pada rupa cantikku
Dunia lupakan perempuan sepertiku

Ah, kalau tuan tahu perempuan itu bagaimana
Tuan takkan bedakan yang cantik dan yang buruk
Yang cantik itu luka
Yang buruk itu sendu

Andai saja tuan tahu perempuan itu sama saja
Telanjang tanpa kenal malu di mahligai malam
Tuan tak tahu rasanya sulit untuk bertahan
Tuan sama saja menjijikkan

Makanya, kenapa tuan bersimpuh pada perempuan?
Bilang maaf sembari bersedu-sedan
Tuan itu lah yang kejam bermuka dua
Tuan adalah dunia yang fana

Perempuan
Kegembiraan apa yang membuatmu menahan air mata?
Kesedihan apa yang membuat merenda tawa?
Tatapan apa yang membuatmu merona?
Kata mana yang paling untuk menjawab semuanya?

Bahwa kau, sangatlah sederhana adanya. []

Banjarnegara, 
190428