「Butterfly K.I.S.S」

「Butterfly K.I.S.S」

-Dream & Passion-

Amebaでブログを始めよう!
Tak ada rasa cinta yang besar buat dirinya, hanya rasa sayang itu terlampau besar. Jika perasaan ini sekedar cinta, mungkin aku sudah pergi dari sisinya di waktu-waktu yang lalu saat diri ini sadar bahwa dia (mungkin) tidak akan membahagiakanku secara "materi".

Cinta tetap butuh "materi", tapi sayang tidak memerlukan apapun, hanya perhatian yang tulus.

Dalam sebuah "hubungan", cinta dan rasa sayang memang pondasi utama. Tapi sebuah rumah tidak akan disebut rumah jika hanya bermodal pondasi tanpa dilengkapi tiang penyangga, dinding, atap, pintu, jendela dan lainnya.

Cinta dan sayang tidak akan membuat perutmu kenyang, tidak akan menciptakan baju untuk kamu pakai, tidak akan menaungimu dari panas dan hujan, tidak akan membuat keturunan-keturunanmu berlari gembira dengan sepeda dan sepatu barunya, tidak akan membuatmu sembuh dari penyakit fisik, dan selamanya tidak akan pernah sanggup mencukupi kebutuhan materimu. Tapi rasa itu mengahangatkanmu, membahagiakanmu, menyamankanmu, memberimu secercah perasaan optimis, dan menyembuhkanmu dari segala macam penyakit kebatinan.

Kala kebutuhan materi dan keduniawian tidak tercukupi, rasa cinta itu akan luntur bersama dengan berjalannya waktu. Tapi rasa sayang ini tidak berubah, tetap tertinggal dan terus kuat bersama hadirnya selalu di sisiku.

Sayangku...
Aku mulai pesimis dengan hubungan ini.
Aku ragu, ya, ragu...

Aku ragu dengan cintanya.

Aku selalu bertanya, "Apa aku baginya masih belum cukup berharga untuk diperjuangkan?"

"Tidak adakah inginnya untuk miliki aku?"

Aku bukan si materialistis yang melihat segalanya dengan uang. Tapi aku bukan si munafik yang akan berkata, "Aku hanya butuh dia, bukan uangnya."

Aku punya keterbatasan fisik, tidak bisa selamanya bekerja. Aku berencana punya keturunan yang ingin kubahagiakan dan kupenuhi kebutuhan materinya. Aku tidak mau mereka merasakan kesusahan seperti aku di masa tumbuh kembang. Tidak ada cukup uang untuk jajan, tidak bisa memakai pakaian bagus, sepatu dan tas sekolah mengenaskan, membeli buku pelajaran harus menabung dari uang jajan, sakit hanya boleh sebatas flu dan demam biasa karena rumah sakit dan obat itu mahal, tidak ada yang namanya liburan ke luar kota sekedar mengunjungi nenek dan lain sebagainya.

Aku mengerti dirinya...
Sayangku itu... akan memilih melepaskanku dan melihatku bahagia.

Aku juga punya keinginan untuk lepas darinya karena tidak mau membebani pikirannya dengan memikirkan "bagaimana aku?"

Aku sudah bukan anak kemarin sore yang cukup dibahagiakan dengan pesan singkat, "sudah makan apa belum?", "sudah di rumah atau belum?" untuk menunjukkan perhatian. Bukan partner yang asik untuk diajak bercerita mengenai game kesukaannya. Selalu menyusahkan karena lebih "drama" daripada cerita sinetron. Selalu menumpahkan kekesalan dengan meneriakinya saat tidak ada orang lain yang ku rasa sanggup menerima kekesalanku.

Jika aku pergi dari hidupnya, dia tidak perlu direpotkan oleh itu semua dan memikirkan usiaku yang terus bertambah secara angka.

Mungkin dia lebih bahagia, kurasa.

Tapi aku tidak bisa...
Si egois ini, takut menghadapi hari esok tanpa dia. Takut segalanya berubah tanpa dirinya. Dia sayangku, sahabat melebihi sahabat terbaikku, segala-galanya melebihi mereka yang selalu di dekatku, bahkan Tuhanku mungkin telah murka karena aku lebih menyayangi ciptaanNYA.

Aku memilih menunggu. Dalam cemas, sepenuhnya berharap.

Tuhanku lebih besar dari masalahku.

Sadarkan dia bahwa aku di sisinya, menunggu.

Kuatkan aku jika dia memilih pergi. Mungkin dia hanya lelah, tidak sanggup melihatku lelah menunggu.

Ini berat untukku, mungkin juga dia, semoga.

Namun dalam pesimisku masih ada optimis itu. Masih ada keyakinan bahwa kami bisa bersama. Jika dia dalam segala usaha terbaiknya tidak dapat memperjuangkan hubungan ini, aku yang akan berjuang untuk itu dengan air mata, darah, dan keringat terakhirku.

-K-
Waktu itu lagi sendirian bareng Mikey (cat), dia lagi tidur dengan pose yang aneh.
Iseng foto, malah kesannya dia kayak kaget banget gini...


「Butterfly K.I.S.S」


Playing dead... xixixii...

Long time no see... *kissu*

Didnt promise I will come back, come back, and come back again for quick update or just site visit.
But if i gettin' bored, i'll check this blog. yay! my Eigo still poor. Watchin too much western movie, anime or dorama with Eigo sub, not really bring better progress for my sentences and vocabs. So, i'll continuing babbling in this blog using my mother language aka Bahasa Indonesia. ( ̄▽+ ̄*)b

See ya (^O^)/