Lihat postingan ini di Instagram

Kenapa mulai di Reksadana dulu? Karena yang namanya investasi langsung di saham atau obligasi itu butuh financial knowledge dan dedikasi yang sangat tinggi. Harus tahu cara mengatur portfolio. Harus tahu menghitung risiko pasar dan prediksi ekonomi. Harus tahu kapan beli saham. Kapan jual. Berapa persen saham dan berapa persen obligasi salam portfolio. Komoditas mana saja yg tumbuh dan jatuh. Nah. Kalau kamu investasi di Reksadana, gak perlu mikir seribet diatas. Hal-hal tersebut menjadi tanggung jawab Manajer Investasi yg mengelola dana. Kamu cukup tahu: 1) Profil risiko kamu. 2) Ekspektasi keuntungan. 3) Tujuan jangka panjang/pendek Kalau sudah tahu, tinggal pilih produk Reksadana yg fiturnya cocok dengan kamu. Gak ribet ya? Dari situ kamu bisa belajar lebih dalam tentang seni dan teknik investasi. Yuk. Calling all beginners: mari mulai berinvestasi di Reksadana. Kalau ada pertanyaan, jangan malu untuk kontak kami. . Klik link di bio untuk tahu lebih lanjut. . Credit to #SMARD . _______________________ Mau Cashback Reksadana Rp. 50.000? . Saat daftar bibit masukkan kode referral: "latiefix" dan invest minimal Rp. 100.000 . 👇Install Now👇 http://bit.ly/bibitreferral1 . atau klik link bio IG @reksaback 💖 ___________________________ . #investasiotomatis #reksadana #investasireksadana #reksadanasyariah #reksadanacampuran #yareksadanaaja #investasi #perencanaankeuangan #saham #tipskeuangan #keuangan #pasaruang #yuknabungsaham #reksadanaonline #reksadanasaham #obligasi #investasisyariah #investasisaham #tradingsaham #belajarsaham #investorsahampemula #sahamindonesia #nabungsaham #danapensiun #cashback #bursaefekindonesia #latiefix #regrann #108

Sebuah kiriman dibagikan oleh Reksadana Cashback (@reksaback) pada