FROM ACEH WITH LOVE -11ページ目

FROM ACEH WITH LOVE

GATHERING UP ALL OF OUR DREAM AND GOING TO SEARCH FOR OUR DESIRES

To Remove The Rogue Applications Messages From Your Wall:
---------------------------------------------------------
- Navigating to your profile wall, then locate the message
you want to remove.
- Once you’ve located the message click on the little "X"
at the top right corner of the message.
- At that point Facebook will either open a dialog box which
will ask you are sure you want to remove the post, or it
will offer you a menu. If you get The Dialog Box simply
click the "Remove Post" button in the dialog box to remove
the message. If you get The Menu simply Select "Remove Post
OR Remove Post and Revoke The Publishing Rights of {App Name}"
from the menu and the message will be removed.

To Remove The Rogue Application From Your Facebook Profile:
-----------------------------------------------------------
- From your Facebook home page Click Account, then
"Privacy Settings"
- Then under the heading "Applications, Games, and Websites"
click "Edit Settings"
- To the right of the heading “Applications You Use” Click the
"Edit Settings" button
- Finally find the rogue application you want to remove in the
list and click the "Little X" to the right of it’s name. From
there Simply follow the facebook prompts to remove the app
[1] Cloudera Documentation Home Page. Tersedia di: URL: https://wiki.cloudera.com/
Diakses pada Februari 2011

[2] White, T. “Hadoop The Definitive Guide”. O’Reilly | Yahoo! Press. USA. 2009

[3] IAnewsletter vol. 13, no.2, spring 2010. Diunduh dari: URL:
http://iac.dtic.mil/iatac/download/Vol13_No2.pdf pada Maret 2011

[4] Hartig, K. What is Cloud Computing?, Cloud Computing Jurnal. Tersedia di: URL:
http://cloudcomputing.sys-con.com/node/579826. Diakses pada Maret 2011

[5] Syaikhu, A. Komputasi Awan (Cloud Computing), Jurnal Pustakawan Indonesia.
Diunduh dari: URL: http://repository.ipb.ac.id/ pada Maret 2011

[6] Apache Hadoop. Tersedia di: URL: http://hadoop.apache.org/. Diakses pada Maret 2011

[7] Cunningham, J. Cloudera Distribution of Hadoop Available, Makes Hadoop Easy.
Tersedia di: URL: http://www.osnews.com. Diakses pada Maret 2011

[8] An Introduction to Chinese Taipei’s ADOC Project. Tersedia di: URL: http://www.apecdoc.org/
Diakses pada April 2011
Perbedaan antara komputer cloud dan cluster akan terlihat jelas jika menggunakan
kata kunci yang menjadi latar belakang motivasinya.

Cloud lahir untuk alasan "efisiensi dan versatility (keserbagunaan)",
sedangkan cluster untuk alasan "peningkatan kemapuan (Power)".

Kemampuan computer (multi-core, mainframe atau supercomputer)
baru dapat dimanfaatkan dengan baik jika dilengkapi dengan berbagai jenis paket
aplikasi. Daripada harus menginstal demikian banyak paket, "Cloud" menjadi
alternatif. Hanya dibutuhkan jaringan internet (broad-band) plus biaya langganan
ke penyedia jasa "cloud" (Amazon EC2 misalnya). Untuk skala perusahaan, pilihan
Cloud bisa dirasa lebih murah daripada harus membeli lisensi multi-user berbagai
aplikasi, apalagi jika harus membeli supercomputer. Jadi, cloud, seperti disebut
Pak Adi, adalah ketersediaan paket2 aplikasi plus storage secara online. Google
document yg biasa digunakan pemilik google account adalah contoh tidak perlunya
MSoffice di komputer local untuk membuat file doc. Bayangkan jika nanti
dibolehkan menjalankan kalkulasi masif.

Cluster adalah upaya meningkatkan kemampuan dari sistem yang sudah ada melalui
penggabungan. Sebelumnya ada komputer cluster untuk menjalankan parallel
programming pada LAN. Cloud-cluster adalah gabungan dari cloud-cloud skala
kecil. Penggabungan cloud tentu lebih lebih rumit sebab node2 yang ada
berkomunikasi via jaringan internet, belum lagi tentang aspek privacy dan
kerahasiaan yang ada pada file.

Virtualisasi muncul menyertai clustering sebagai upaya menghasilkan "single
system" tanpa mengurangi otonomi dari sistem yang lebih kecil. Melalui
virtualisasi diperoleh sistem maya yang lebih besar. Ide virtualisasi dapat
diterapkan ke berbagai bidang, termasuk perwujudan "Global State".

Virtualisasi juga digunakan dalam Grid Computing, istilah yang sering
dipertukarkan dengan Cloud computing. Awalnya Grid dimaksudkan untuk menggunakan
sumberdaya idle (nganggur) dari PC online untuk menghasilkan super-komputer
maya. Sekarang, beberapa kolaborasi internasional menjadikan super-komputer
sebagai node, membentuk global-grid system. Grid system pada prinsipnya dapat
pula difungsikan sebagai Cloud sebab keduanya berdiri di atas hardware yang sama
(komputer dan edge (jaringan komuniskasi)).


Perbedaan Cloud dan Grid terletak pada segi fungsi yang terwakili oleh kata
kunci Versatile dan Power. Versatile untuk Cloud, Power untuk Grid; keduanya
adalah langkah efisiensi. Bendanya cloud untuk efisiensi "penyediaan sofware"
sedangkan "Grid" untuk efisiensi "pemanfatan sumber daya" (hardware).