Hai selamat Sore menuju Senja.

Yaa.. Senja yang memberikan pelajaran tentang keindahan tak selamanya ada, kadang harus mengikhlaskan untuk berubahnya siang menjadi malam.

Apa kabarmu? Sehatkan.

Aku juga sepertinya semakin baik-baik saja.

Gak terasa ya..  sekarang aku sudah kuliah..

aku merasakan begitu banyak perubahan setelah kita tak lagi bersama.

Aku semakin dekat dengan orang sekitarku.

Aku juga kembali seperti dulu dengan tawa bahagia bersama orang yang selalu  ada untukku.

Sebelumnya aku  sangat rapuh.

Tapi, sekarang aku bangkit dari kerapuhan itu.

Selama satu semester ini, kita tak lagi menjalin kebersamaan.

Walau kadang aku yang terlebih dahulu meminta bantuan, kamu terlihat sebegitu perhatiannya dengan diriku.

Tapi aku menganggap semua itu hanya perhatian yang biasanya semua lelaki juga perhatian untuk menolongku.

Tapi aku yang meminta pertolongan belum terjadi pertolongan terkadang aku membatalkannya.

Setelah lama kemudian,  mengapa tiba-tiba kau kecewa setelah menolongku?

Aku heran apakah ikhlas? atau hanya mengambil perhatianku saja?

Tapi aku tak sebodoh dahulu, yang dengan mudahnya mencuri hatiku, lalu kau hancurkan.

Aku akan menjadi sosok yang kuat itu kembali.

dan terima kasih telah memberikanku pelajaran tentang hidup penderitaan rasa sakit karena Cinta.

Tapi, Cinta tidak pernah salah, tapi cara kita yang salah.

Aku sangat beruntung diberi kesempatan oleh Tuhanku untuk kembali lagi ke jalannya.

Semoga perjalananku untuk empat tahun ini berjalan lancar.

Walau tiada cinta lagi yang bisa kupercayai sebelum ada kata "SAH".

Tapi percayalah, aku hanya menanti sosok seseorang yang memang pantas untukku.

Mungkin Dia sedang berproses sama seperti aku.

Semoga Penantianku ini juga tidak lagi terbuang dengan hal yang sia-sia.

Tapi saya juga tidak tahu pasti, lebih dulu Azal atau Akad yang menjemput.

Semoga semuanya terlaksana jika diriku memang siap di  waktu yang tepat, seperti Allah buat sedemikian rupa.

Jangan lupa semangat..