Manggung di London, X-Japan Kenang Personel yang Tewas Bunuh Diri
JUMAT, 01 JULI 2011 11:34 RENNY Y. ADYSTIANI
BAND rock era 80an, X-Japan, memulai tur keliling Eropa dengan mengguncang panggung Shepherd’s Bush Empire, London, Selasa (28/6).
Walau tak lagi muda, kelima personel X-Japan tetap mampu membuat lebih dari 2000 penonton yang hadir malam itu, histeris dengan penampilan mereka.
Band yang beranggotakan Yoshiki, Toshi, Sugizo, Pata, dan Heath ini tampil membawakan 10 tembang paling hits, termasuk single terbaru mereka, Jade.
Di penghujung konser, X-Japan silam sejenak di balik panggung, lalu membawakan beberapa nomor sebagai encore. Venue yang semula ramai menghentak, seketika hening saat Toshi berbagi cerita tentang mantan gitaris mereka, Hide, yang tewas gantung diri, Mei 1998 lalu.
“Setelah kematian Hide, saya tidak pernah membayangkan akan hadir di sini. Bahkan setelah 10 tahun kami reuni, saya masih berharap Hide masih ada di sini bersama kami,” tutur sang vokalis, seperti dikutip Barks News, Kamis (30/6).
Hide sempat mengisi posisi gitaris dalam band asal kota Chiba ini, selama tahun 1987 sampai 1997, saat X-Japan memutuskan untuk vacuum sementara di industri musik Jepang. Setahun kemudian, tubuh Hide ditemukan lemas tergantung pada sehelai handuk di pintu apartemennya di Tokyo. Belum diketahui apa alasan tindakan bunuh diri yang dilakukannya, karena semalam sebelumnya Hide masih terlihat ceria saat minum-minum di bar.
“Saya yakin, Hide ada di sini sekarang bersama kami,” lanjut Toshi dengan wajah haru.
Walau manggung di negeri orang, konser X-Japan kali ini tetap dipadati para penggemar setia. Tidak tanggung-tanggung, sebagian di antaranya terlihat nyentrik dengan busana ala Harajuku dan nampak hapal lirik-lirik lagu milik band gaek ini. Salah satunya bahkan datang jauh-jauh dari Paris.
“X-Japan benar-benar band rock yang luar biasa! Saya akan datang ke semua konser mereka di Eropa!” ungkap seorang penggemar dari Perancis, seperti dikutip
Tokyohive.