Jakarta - Aksi menolak kriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe kembali bergulir. Giliran ratusan massa tergabung dalam Komite Pemuda Peduli Adat Nusantara (KPPAN) memadati gedung KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2019).
Langkah ini sebagai upaya rakyat Papua mendukung penuh Gubernur Papua Lukas Enembe yang merupakan Kepala Adat di Papua lantaran diduga dikiriminalisasi oleh lembaga anti rasuah tersebut.
“Kami mendukung masyarakat adat di Papua yang memberikan denda ke KPK sebesar 10 Triliun. KPK tidak menghormati Kepala Adat Papua, dengan memainkan skenario jahat seperti Dajjal,” tegas Koordinator KPPN Mare.
Langkah ini sebagai upaya rakyat Papua mendukung penuh Gubernur Papua Lukas Enembe yang merupakan Kepala Adat di Papua lantaran diduga dikiriminalisasi oleh lembaga anti rasuah tersebut.
“Kami mendukung masyarakat adat di Papua yang memberikan denda ke KPK sebesar 10 Triliun. KPK tidak menghormati Kepala Adat Papua, dengan memainkan skenario jahat seperti Dajjal,” tegas Koordinator KPPN Mare.