Ganjuran, 2023-06-10


Suasana tenang langsung saya rasakan saat kami pergi ke Gereja ini. Entah itu hanya placebo effect atau apa, namun saat memasuki area gereja, hal itulah yang langsung saya rasakan. 


Saat berada di halaman gereja itu, ada banyak pohon-pohon yang membayangi dan memberikan rasa teduh. Mungkin inilah yang sudah direncanakan oleh perancang-perancang gereja ini. Rasa tenang dan teduh yang menyelimuti ini akan kalian rasakan selama berada di sana.


Kemudian saya mendengar bahwa banyak orang-orang yang tidak beragama katolik pergi ke sana. Ya alasannya sama, ada atmosfer yang menenangkan yang saya rasakan.


Ditambah dengan harmoni budaya yang terasa kental di sana, saya merasa memang tempat ini membawa orang-orang dari agama manapun dari tempat manapun untuk merasakan ketenangan tersebut.






Budaya Jawa pada masa Hindu-Buddha yang sering kita lihat di candi-candi, dan juga arsitektur Jawa ini juga terkandung dengan baik dalam area gereja ini. Patung-patung Yesus dan Bunda Maria yang dipahat dengan gaya seperti yang ada pada candi-candi ini menggambarkan bagaimana untuk unsur-unsur religi itu sendiri dapat disalurkan dengan budaya-budaya lokal.






Ditambah dengan ornamentasi dalam bangunan utama gereja ini, yang sangat kental dengan ornamentasi Jawa yang sangat identik dengan area sekitar Keraton, hal ini menggambarkan perwujudan dari perpaduan budaya Jawa dan agama Katolik yang menggambarkan bagaimana jika keduanya berpadu, akan menciptakan rasa damai dalam hati baik bagi jemaat maupun orang awam yang pergi ke sana.


Dengan perwujudan harmoni budaya dan agama yang terasa kental di gereja ini, terdapat ketenangan dan kedamaian yang semua orang dapat rasakan di sana.

Hal inilah yang membedakan gereja ini dengan gereja-gereja pada umumnya.




Imogiri, 2023-06-10


Setelah itu, kami pergi ke Imogiri, ke makam raja-raja yang ada di sana. Untuk sampai ke sana, kami harus melewati banyak anak tangga, namun setelah sampai ke atas saya melihat banyak guci-guci berada di sana yang diberikan oleh raja-raja dari negara lain serta orang-orang yang memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan sejarah.


Juga terdapat unsur sejarah yang sangat kental terasa, dimana tradisi masih sangat dipertahankan, hal ini saya rasa unik sebagai seseorang yang berasal dari Jakarta. Banyaknya tradisi yang masih diikuti oleh orang-orang di sana membuat saya terkagum setelah lelah menaiki banyaknya anak tangga yang harus saya naiki.





Kembali ke guci-guci hadiah dari raja-raja negeri lain dan orang-orang yang memiliki pengaruh yang signifikan pada sejarah, saya merasa bahwa ini merupakan perwujudan dari diplomasi dan persahabatan. Ditambah dengan bagaimana makam-makam itu dibagi oleh Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta menggambarkan persahabatan tersebut. 


Kedua tempat ini menjadi bukti bagaimana aspek-aspek budaya dapat terkandung dengan sangat baik dengan aspek-aspek lain seperti agama, dapat menghasilkan tempat-tempat yang sangat berkesan bagi orang-orang yang merasakannya.