Puji Tuhan.. Tuhan memang baik ^^
Ya, aku sudah mendukakan hatiNya..
Aku egois bahkan sombong tanpa aku sadari..
Sebenarnya aku sudah menyadarinya sejak di Bali, mengapa aku banyak kehilangan kesempatan untuk berdiri di atas panggung..
Aku juga masih kanak-kanak, tanpa kusadari aku manja..
Ingin semua jalan itu terbuka untukku..
Aku berusaha mengerjakan sesuatu itu sendiri, yakin kalau aku pasti bisa..
Tapi toh ternyata aku bisa diperdaya.. Terlalu bodoh untuk bisa ditipu..
Dan sekarang aku sendiri..
Terakhir ada temen yang menawarkan bantuan, tapi sebenarnya justru aku yang harus membantu dia..
Aku tak bisa membantu, dan dia pergi, tak membalas apa-apa.. Aku sudah minta maaf tapi takdirespon..
Dan sebenarnya juga aku mengharapkan dia bisa membantuku nantinya..
Tapi tidak..
Kembali Tuhan mengajarkan aku, untuk tidak mengandalkan kekuatan sendiri ataupu orang lain..
Tapi sepenuhnya berharap kepadaNya..
Ketika orang-orang disekitarku mulai meninggalkanku, satu Pribadi yang setia bersamaku..
Tuhan Yesus..
Saat ini aku ingin sekali bisa mengobrol dengan seseorang.. Tapi sepertinya dia juga sudah tidak ingin mengobrol denganku.. Aku sepertinya telah membuatnya bosan..
Ya, daridulu aku tak pernah bisa menghibur orang ketika dia sedih atau memberikan masukan yang berarti, karena aku petah lidah..
Karna itu dia tak pernah bisa menyukaiku.. Kalaupun dia menganggapku orang terdekat, mungkin karna kasihan padaku..
Meski begitu aku berterima kasih, karna dia selalu menghiburku dan memberikan masukan untukku.. Aku bahagia sekali.. Berharap bisa selalu bersamanya, tapi itu akan merepotkan dia..
Kuharap, gadis yang dia impikan bisa menemaninya, dan menyemangatinya selalu..
Aku.. tidak sakit hati kok.. Hanya saja aku merasa sedih..
Tuhan memang baik ^^
Wah, sudah ngantuk ^^ Laper, tapi aku ingin tidur aja
Besok banyak yang harus kulakukan.. Semangat \(^_^)/
Oyasumi
Ya, aku sudah mendukakan hatiNya..
Aku egois bahkan sombong tanpa aku sadari..
Sebenarnya aku sudah menyadarinya sejak di Bali, mengapa aku banyak kehilangan kesempatan untuk berdiri di atas panggung..
Aku juga masih kanak-kanak, tanpa kusadari aku manja..
Ingin semua jalan itu terbuka untukku..
Aku berusaha mengerjakan sesuatu itu sendiri, yakin kalau aku pasti bisa..
Tapi toh ternyata aku bisa diperdaya.. Terlalu bodoh untuk bisa ditipu..
Dan sekarang aku sendiri..
Terakhir ada temen yang menawarkan bantuan, tapi sebenarnya justru aku yang harus membantu dia..
Aku tak bisa membantu, dan dia pergi, tak membalas apa-apa.. Aku sudah minta maaf tapi takdirespon..
Dan sebenarnya juga aku mengharapkan dia bisa membantuku nantinya..
Tapi tidak..
Kembali Tuhan mengajarkan aku, untuk tidak mengandalkan kekuatan sendiri ataupu orang lain..
Tapi sepenuhnya berharap kepadaNya..
Ketika orang-orang disekitarku mulai meninggalkanku, satu Pribadi yang setia bersamaku..
Tuhan Yesus..
Saat ini aku ingin sekali bisa mengobrol dengan seseorang.. Tapi sepertinya dia juga sudah tidak ingin mengobrol denganku.. Aku sepertinya telah membuatnya bosan..
Ya, daridulu aku tak pernah bisa menghibur orang ketika dia sedih atau memberikan masukan yang berarti, karena aku petah lidah..

Karna itu dia tak pernah bisa menyukaiku.. Kalaupun dia menganggapku orang terdekat, mungkin karna kasihan padaku..
Meski begitu aku berterima kasih, karna dia selalu menghiburku dan memberikan masukan untukku.. Aku bahagia sekali.. Berharap bisa selalu bersamanya, tapi itu akan merepotkan dia..
Kuharap, gadis yang dia impikan bisa menemaninya, dan menyemangatinya selalu..
Aku.. tidak sakit hati kok.. Hanya saja aku merasa sedih..
Tuhan memang baik ^^
Wah, sudah ngantuk ^^ Laper, tapi aku ingin tidur aja

Besok banyak yang harus kulakukan.. Semangat \(^_^)/
Oyasumi


